4vEwQwn2N76CQsEE22YcimIBXTw6fR8sELEf9IPn
Bookmark

Siapkan Dana Pendidikan Anak Sejak Dini

Pendidikan merupakan salah satu prioritas orang tua baik sejak zaman dahulu ataupun diera modern seperti sekarang ini. Para orang tua berlomba-lomba untuk dapat memberikan pendidikan terbaik bagi buah hatinya mulai dari jenjang paling awal seperti playgroup, Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan seterusnya sampai Sarjana. Pendidikan terbaik tentu mempunyai biaya 'terbaik' juga yang harus dipersiapkan oleh orang tua. Oleh karena itu, Siapkan Dana Pendidikan Anak Sejak Dini agar sobat cuan dapat memasukan buah hati di sekolah yang terbaik untuk mendapatkan kualitas pendidikan yang terbaik. Yuk simak ulasan kami tentang cara mempersiapkan dana pendidikan anak pada bagian dibawah ini!

Dana Pendidikan Anak Sejak Dini

Alasan Penting Mempersiapkan Dana Pendidikan Anak

Persiapan menyambut tahun ajaran baru akan lebih 'ringan' untuk dilakukan jika sudah dipersiapkan jauh-jauh hari. Persiapan-persiapan yang dapat dilakukan diantaranya mencari sekolah yang sesuai keinginan, melakukan proses pendaftaran administrasi, mempersiapkan peralatan sekolah, dan lain sebagainya. Semua hal yang sobat persiapkan itu tentu perlu biaya yang harus dipersiapkan.

Berkaca pada salah satu contoh biaya sekolah pada tingkat Sekolah Dasar (SD) di Jakarta saat ini (2022), sobat cuan bisa memperkirakan dan memprediksi berapa besar biaya yang harus dipersiapkan saat anak masuk SD:

Dana Pendidikan

Dari gambaran biaya-biaya tersebut, tentu sobat sudah mengerti bahwa akan lebih 'ringan' jika kamu sudah mempersiapkanya dari jauh-jauh hari. Selain itu, ada faktor-faktor lain yang harus kamu perhatikan sehingga menjadi penting untuk mempersiapkan dana pendidikan anak sejak ini:

1. Inflasi dana pendidikan

Data dari berbagai sumber menyebutkan bahwa rata-rata uang pangkal sekolah di Indonesia naik sekitar 10% sampai dengan 20% setiap tahun. Jika uang pangkal mengalami kenaikan, umumnya biaya-biaya lain juga akan menyesuaikan kenaikan uang pangkal.

Dengan contoh kasus uang pangkal tahun ini sebesar Rp 13 juta dengan asumsi terjadi kenaikan sebesar 10%, maka kenaikan uang pangkal pada tahun berikutnya menjadi Rp 14,3 juta. Bahkan untuk 5 tahun dari sekarang, uang pangkal bisa lebih tinggi menjadi Rp 20 juta. Untuk melindungi kita dari tekanan yang luar biasa dan sesaknya dada akibat kenaikan tersebut, sobat cuan disarankan untuk dapat memulai perencanaan budget yang harus disiapkan agar secara keuangan bisa lebih percaya diri kita anak mulai masuk sekolah.

2. Masa depan anak adalah prioritas

Dana pendidikan adalah tanggung jawab orang tua agar anak-anaknya mendapatkan fasilitas pendidikan yang terbaik. Pendidikan anak mempunya timeline yang sangat panjang sehingga sobat cuan sebagai orang tua berharap untuk dapat memberikan pendidikan yang terbaik tanpa harus dibebani pikiran untuk mencari biayanya dalam waktu singkat.

Dengan melakukan persiapan dana pendidikan sejak dini, mincuan berharap agar tidak ada anak-anak yang mengalami kesulitan ataupun kekurangan biaya pendidikan. Jika biaya pendidikan sudah dipersiapkan sejak dini, baik orang tua ataupun anak bisa secara bebas memilih sekolah yang diinginkan berdasarkan budget yang telah dikumpulkan terlebih dahulu.

3. Bebas hutang

Pentingnya mempersiapkan dana pendidikan sejak dini adalah sobat cuan bisa terbebas dari hutang. Seringkali, usaha orang tua untuk dapat memberikan yang terbaik untuk anak menjadi pemicu orang tua untuk berutang kepada saudara, teman, bank, dan bahkan pinjaman online.

Untuk menghindari hal tersebut, alangkah lebih baik jika sobat cuan mulai 'mencicil' dana pendidikan anak secara mandiri sejak dini. Semakin cepat kamu memulai, maka semakin ringan nominal yang harus kamu sisihkan setiap bulan untuk mencapai dana pendidikan yang sobat inginkan.


Lakukan Ini Sebelum Mempersiapkan Dana Pendidikan Anak

Mempersiapkan dana pendidikan untuk anak tidak bisa dilakukan secara asal-asalan. Ada beberapa hal yang harus sobat lakukan agar tujuan dana pendidikan anak tercapai:

1. Lakukan Financial Check Up keuangan keluarga

Piramida keuangan

Berdasarkan piramida keuangan pada gambar diatas, dana darurat dan asuransi merupakan fondasi penting dalam perencanaan keuangan. Intinya, sebelum mempersiapkan dana pendidikan untuk anak, pastikan terlebih dahulu bahwa dana darurat dan asuransi seperti asuransi jiwa atau asuransi kesehatan telah dipersiapkan. Jangan sampai saat keadaan terdesak, sobat cuan dan keluarga tidak mempunyai dana darurat ataupun asuransi sehingga harus berhutang ?

Bagi pasangan yang telah mempunyai anak, umumnya dana darurat yang harus tersedia adalah 12 kali pengeluaran bulanan. Info dan ulasan lengkap tentang Serba-Serbi Dana Darurat bisa kamu baca disini :)

2. Buat rencana sekolah untuk berbagai jenjang

Sobat cuan dan pasangan dapat melakukan diskusi dan juga riset sekolah mana saja yang akan dijadikan pilihan untuk anak tercinta mulai dari jenjang TK, SD, SMP, SMA bahkan Perguruan Tinggi. Jika telah membuat rencana ini, sobat sudah bisa mengetahui berapa target dana yang harus dikumpulkan dan menyesuaikan jumlah budget yang diinginkan.

3. Bedakan kantong dana pendidikan dengan tujuan keuangan lain

Dana pendidikan adalah prioritas bagi orang tua karena merupakan persiapan masa depan anak. Salah satu cara agar menjadi lebih fokus pada saat proses pengumpulanya, kami sarankan agar kamu memisahkan kantong dana pendidikan dengan kantong kebutuhan lainya. 


Cara Menghitung Besar Dana Pendidikan Anak

Setelah membahas pengantar dana pendidikan anak sejak dini diatas, sekarang adalah saat yang kamu tunggu-tunggu yaitu cara menghitung budget pendidikan anak!

1. Lakukan riset besaran biaya setiap jenjang pendidikan

Kenaikan biaya pendidikan terus terjadi setiap tahun. Orang tua sebaiknya melakukan riset dan survei terlebih dahulu agar bisa mendapatkan sekolah sesuai keinginan dan sesuai budget yang tersedia.

Berdasarkan data yang survei yang dilakukan tim Bibit untuk lokasi sekolah di sekitar Jabodetabek, berikut adalah tabel rata-rata uang pangkal sekolah mulai dari sekolah negeri sampai dengan swasta:

Biaya Pendidikan

2. Hitung dan tentukan target

Jika saat ini kamu mempunyai anak yang masih berusia 1 tahun dan sedang dalam proses untuk mengumpulkan dana pendidikan, maka masih ada waktu selama 3 tahun lagi sampai saat masuk TK. Setelah itu, masih ada waktu 5 tahun lagi untuk masuk SD, 11 tahun lagi untuk masuk SMP, 14 tahun lagi sampai waktu masuk SMA, dan 17 tahun lagi untuk masuk perguruan tinggi.

Dibawah ini adalah simulasi perhitungan tim bibit untuk biaya yang harus disiapkan untuk dana pendidikan setiap bulan: 

Jumlah Tabungan Pendidikan

Pilihan Investasi Persiapan Dana Pendidikan Anak

Untuk mempersiapkan dana pendidikan anak, alangkah baiknya kamu menyisihkan uang pada investasi yang minim resiko namun masih menghasilkan return yang lumayan. Salah satu instrumen investasi tersebut adalah reksa dana. Apa dan bagaimana cara memilih instrumen reksa dana dapat kamu baca pada pilihan berikut ini:

  1. Bibit -> Pilihan Investasi Reksa Dana
  2. Pluang -> Satu Aplikasi Berbagai Investasi
  3. Ajaib -> Aplikasi Saham dan Juga Reksa Dana
Demikian penjelasan dari kami tentang Siapkan Dana Pendidikan Anak Sejak Dini. Semoga dapat bermanfaat untuk kita semuanya !

Posting Komentar

Posting Komentar