4vEwQwn2N76CQsEE22YcimIBXTw6fR8sELEf9IPn
Bookmark

Pahami Literasi Keuangan Sejak Dini

Beberapa tahun kebelakang, masyarakat sering mendengar istilah "Literasi Keuangan" baik di media sosial ataupun di media konvensional. Sebagai generasi muda, sobat cuan wajib banget paham dan mengerti tentang apa itu literasi keuangan. Kalau sobat cuan belum paham, gimana dong ? santai aja, pada kesempatan ini, tim cuanvestasi bakal bahas tentang Pahami Literasi Keuangan Sejak Dini. Disini kita bakal kupas apa yang dimaksud literasi keuangan, apa saja aspek dalam literasi keuangan, fakta-fakta tentang literasi keuangan saat ini, dan cara yang dapat sobat cuan lakukan untuk meningkatkan literasi keuangan. Yuk simak artikel dibawah ini ya!

Literasi keuangan

Apa yang dimaksud literasi keuangan ?

Literasi keuangan adalah pengetahuan untuk mengelola keuangan agar dapat mencapai tujuan dan kesejahteraan di masa yang akan datang (menurut OJK). Dari pengertian tersebut, tentu sobat cuan sudah bisa kebayang tentang pentingnya untuk memahami literasi keuangan sejak dini. Semua orang baik yang masih muda ataupun yang sudah dewasa pastinya ingin mempunyai kehidupan yang sejahtera dan bisa mencapai tujuan keuanganya. Oleh karena itu, perlu pemahaman yang cukup tentang literasi keuangan untuk mencapai hal tersebut. Makin semangat dong buat belajar literasi keuangan ?!

Aspek penting literasi keuangan

Dalam literasi keuangan ada 3 aspek penting yang harus kita pahami, yaitu:

1. Basic money management
Membuat budgeting, merencanakan pengeluaran, sampai melakukan kontrol atas pinjaman (kredit)

2. Perencanaan tujuan keuangan
Rencana akan terbentuk jika sudah ada target atau tujuan yang ditetapkan. Membuat sebuah perencanaan tujuan keuangan seperti membeli rumah atau membeli motor idaman misalnya. Jika sudah mempunyai tujuan, maka sobat bisa menyusun rencana-rencana yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut.

3. Investasi
Mempelajari berbagai instrumen investasi sehingga dapat mengetahui jenis investasi yang paling cocok dengan profile risiko kamu dan tujuan investasi kamu
Udah pada tau semua belom nih ? santai aja, pelan pelan aja yuk kita pahami!

Fakta-fakta literasi keuangan di Indonesia

Survei dari Nsional Literasi dan Inklusi Keuangan (NLIK) pada 2019 menunjukan bahwa indeks litersi keuangan masyarakat Indonesia hanya 38,03%. Sedangkan tngkat indeks inklusi keuangan atau akses masyarakat terhadap layanan keuangan cukup tinggi yakni 76,19%.
Selain itu, skor indeks kesehatan masyarakat Indonesia masih rendah di angka 37,72 dari skor maksimal 100 (Financial Fitness Index, 2021). Skor tersebut mencerminkn bahwa area financial safety masyarakat Indonesia msih sangat rendah jika dilihat dari indikator kemampuan memenuhi kebutuhan finansial keluarga, menabung rutin, dan mempunyai dana darurat untuk menghadapi situasi mendesak.
Secara umum, masyarakat di Indonesia belum memahami tentang cara pengelolaan keuangan dengan jelas baik dari pemahaman atas berbagai karakteristik berbagai produk dan juga layanan jasa keuangan. Oleh karena itu, Yuk bersama sama kita tingkatkan literasi keuangan sejak dini!

Literasi keuangan sejak dini

Cara meningkatkan literasi keuangan

Literasi keuangan dapat ditingkatkan dengan cukup mudah. Sobat cuan bisa melakukan dua hal utama sebagai berikut:

1. Belajar terus sampai....
Di era serba digital saat ini, akses tentang literasi keuangan dapat kamu akses dengan sangat mudah dan cepat. Sobat dapat belajar melalui artikel, podcast, ataupun webinar mulai dari yang gratis sampai dengan berbayar. Saking banyaknya, terkadang bisa bikin kita bingung dan akhirnya tidak segera memulai langkah pertama. 
Cara yang tepat adalah tentukan satu materi dan kupas tuntas terlebih dahulu baru kemudian beralih ke materilainya.

2. Lakukan aksi kamu sekarang juga!
Setelah mempelajari literasi keuangan, jangan lupa untuk segera mempraktikan ilmunya. Sayang banget dong kalau ilmu yang sudah kamu pelajari tadi cuman mengendap dikepala? praktikan dengan hati-hati sesuai dengan apa yang kamu pelajari ya! belajar literasi keuangan juga harus diiringi dengan psikologi keuangan yang stabil. Jadi, sabaaaar adalah kunci!


Demikian penjelasan dari tim cuanvestasi tentang Pahami Literasi Keuangan Sejak Dini semoga bermanfaat!


Posting Komentar

Posting Komentar